Rasis Terhadap Vinicius Junior, Tiga Fans Valencia Dipenjara 

Hukuman penjara delapan bulan yang dijatuhkan kepada tiga fans Valencia atas pelecehan rasis terhadap Vinicius Junior menandai tonggak sejarah dalam penanganan kasus rasisme di sepak bola Spanyol. Vinicius, yang mengalami pelecehan tersebut pada pertandingan La Liga di Stadion Mestalla pada Mei 2023, menyambut baik keputusan ini.

“Penghukuman pidana pertama dalam sejarah Spanyol ini bukan untuk saya. Ini untuk semua orang kulit hitam,” ujar Vinicius. Ketiga pelaku, yang tidak disebutkan namanya, dinyatakan bersalah atas kejahatan terhadap integritas moral dengan “keadaan diskriminasi yang diperparah berdasarkan motif rasis.”

Pada awalnya, hukuman penjara yang dijatuhkan adalah 12 bulan, tetapi dikurangi menjadi delapan bulan setelah pelaku menerima hukuman tersebut. Pengadilan menyatakan bahwa tindakan rasis mereka menyebabkan kerugian signifikan terhadap martabat Vinicius.

Baca juga:

Kasus ini memicu dukungan internasional dan seruan untuk tindakan lebih tegas dari otoritas Spanyol. Presiden La Liga, Javier Tebas, menyebut keputusan ini sebagai kemajuan penting dalam melawan rasisme. “Ini menunjukkan bahwa Spanyol adalah negara yang menjamin integritas peradilan,” kata Tebas.

Vinicius, dalam reaksinya, berharap hukuman ini dapat menjadi peringatan bagi pelaku rasisme lainnya. “Semoga rasis lain takut, malu, dan bersembunyi dalam bayang-bayang. Jika tidak, saya akan berada di sini untuk menangkapnya,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Cute Blog by Crimson Themes.