Harry Kane: Juara Piala Eropa Tidak Semudah Itu

Kapten tim nasional Inggris Harry Kane menyebut menjuarai Piala Eropa 2024 tidak akan mudah, usai the Three Lions kalah 0-1 dari Islandia pada partai pemanasan menjelang turnamen yang akan berlangsung di Jerman.

Inggris menjadi salah satu tim favorit untuk menjadi juara pada Piala Eropa 2024 yang akan dimulai pada Sabtu (15/6) dini hari WIB, dengan laga pembuka antara tuan rumah melawan Skotlandia.

The Three Lions sendiri akan memulai perjalanan mereka dengan melawan Serbia pada Senin (17/6) dini hari WIB. Sebelum itu skuad asuhan Gareth Southgate ini lebih dulu menjalani dua pertandingan persahabatan sebagai ajang pemanasan.

Pada laga pertama, Inggris berhasil menang 3-0 atas Bosnia & Herzegovina. Namun pada laga terakhir sebelum turnamen, mereka kalah 1-0 atas Islandia di Wembley.

Baca juga:

Inggris merupakan finalis pada edisi Piala Eropa sebelumnya. Mereka kalah pada duel adu penalti melawan Italia di final, usai pertandingan berakhir 1-1 selama 120 menit.

Kane tidak ingin kekalahan melawan Islandia memberikan pengaruh buruk bagi Inggris, yang berupaya untuk meraih gelar major pertama sejak 1966 lalu.

“Ini bisa menjadi peringatan yang bagus bagi semua orang untuk menyadari bahwa ini tidak akan semudah yang dipikirkan orang. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” kata Kane.

“Kami berada di bawah standar kami tanpa bola dan itu adalah sesuatu yang harus kami kaji ulang dan perbaiki.”

“Mungkin rasa lapar dalam duel, perebutan bola kedua, dan memenangkannya mungkin tidak cukup. Anda harus lebih klinis, mempertahankan tekanan, dan benar-benar mencekik tim.”

“Saya telah mengatakan berkali-kali untuk menilai kami berdasarkan performa turnamen, turnamen sepak bola. Tentu saja akan ada keributan mengenai Islandia, namun saya pikir ada banyak optimisme dari para penggemar dan memang demikian.”

“Pada akhirnya tergantung pada kami untuk memastikan kami melakukannya dengan benar di lapangan. Karena sudah sangat dekat di Euro sebelumnya, ada rasa lapar yang nyata untuk kembali. Itu terjadi dengan cepat, kalau boleh jujur.”

“Kami telah menjalani Piala Dunia dan kami kembali kembali lagi. Saya merasa kami berada di jalur yang benar. Namun seperti yang kita semua ketahui, sangat sulit untuk memenangkan turnamen ini.”

“Ada banyak hal yang harus Anda lakukan dengan benar dan persiapkan dengan benar, dan Anda membutuhkan sedikit keberuntungan di sana-sini. Setiap pemenang membutuhkannya. Kami memiliki pola pikir bahwa kami dapat mencapainya. Kami juga tahu ada banyak kerja keras dari sekarang hingga final di bulan Juli.”

Inggris yang tergabung dalam Grup C, akan menghadapi Serbia pada laga pembuka babak grup, sebelum menghadapi Denmark pada Kamis (20/6), terakhir melawan Slovenia pada Rabu (26/6).

Baca juga:

Sejak Piala Eropa edisi 2020 lalu, Inggris terus gagal untuk menorehkan trofi pertama dalam lebih dari lima dekade, ketika gugur di babak perempat final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Inggris kalah 1-2 dari Prancis, dengan Kane yang berhasil mencetak gol penalti, namun gagal dalam percobaan kedua untuk menyamakan kedudukan. Hal tersebut merupakan hal yang tidak ingin dikenang oleh striker Bayern Munich tersebut.

“Buruk sekali, bukan? Saya pikir dalam sepak bola Anda akan mengalami pasang surut,” ujar Kane.

“Tentu saja itu merupakan sebuah kekecewaan bagi saya saat ini, tetapi saya pikir selama dua tahun, untuk klub dan negara, saya telah melupakannya dan saya sangat bersemangat untuk turnamen besar lainnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress | Theme: Cute Blog by Crimson Themes.